Pagi yang cerah sekitar pukul 06.00.
Seperti biasa, petani itu mengeluarkan kerbau dari kandangnya untuk
pergi membajak sawah. Dari pagi hingga siang mereka asyik bekerja sama
mengaduk-ngaduk lumpur sawah. Pukul 11.30, datang istri sang petani
membawa makan siang suaminya: nasi bakul, ikan asin, sambel dan lalab.
Petani itu asyik makan dengan lahapnya, sementara si kerbau sahabatnya
istirahat tak jauh darinya.
Tepat pukul 12.00, terdengar suara sayup-sayup mengudara dari kejauhan.
Si kerbau tidak mengerti dan bertanya pada juragannya itu.
Anak-anak panti asuhan mengantri makan. Prasmanan, tapi jelas dibatasi karena makanan harus cukup untuk semua orang. Pengasuh
panti ingin menanamkan kejujuran, membiarkan